close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

32.1 C
Jakarta
Rabu, April 22, 2026

Waspada! Kenali Tanda-Tanda Makanan Kukusan Tak Layak Konsumsi

JDNews.co.id, Jakarta, 14 November 2025 – Makanan kukusan cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia karena dianggap lebih sehat dan lezat. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua makanan yang dimasak dengan cara kukus layak untuk dikonsumsi. Kualitas dan kesegaran bahan makanan sangat mempengaruhi kesehatan. Berikut adalah beberapa tanda yang perlu diwaspadai agar Anda terhindar dari risiko keracunan makanan.

1. Aroma yang Tidak Sedap

Salah satu tanda pertama bahwa makanan tidak layak konsumsi adalah bau yang tidak enak. Jika makanan kukusan mengeluarkan aroma busuk atau asam, sebaiknya hindari untuk memakannya.

2. Perubahan Warna

Warna adalah indikator penting dalam menilai kesegaran makanan. Jika makanan kukusan mengalami perubahan warna, seperti memudar atau menjadi terlalu gelap, ini bisa menjadi tanda bahwa makanan tersebut telah terkontaminasi atau tidak segar lagi.

3. Tekstur yang Tidak Normal

Cobalah untuk merasakan tekstur makanan. Makanan yang seharusnya kenyal dan lembut dapat menjadi keras atau lembek ketika telah rusak. Tekstur yang tidak biasa ini dapat menunjukkan tanda pembusukan.

4. Kelembapan Berlebih

Makanan kukusan yang sudah tidak layak konsumsi seringkali memiliki kelembapan berlebih. Ini bisa menandakan bahwa makanan tersebut telah terkontaminasi oleh bakteri atau jamur.

5. Tanggal Kadaluarsa

Selalu periksa kemasan makanan jika Anda membeli makanan siap saji. Pastikan untuk memeriksa tanggal kadaluarsa agar tidak mengonsumsi makanan yang sudah lewat masa berlakunya.

Kesimpulan

Makanan kukusan memang pilihan yang sehat, namun konsumen harus tetap waspada terhadap tanda-tanda kualitas makanan yang menurun. Edukasi diri dan selalu melakukan pemeriksaan sebelum mengonsumsi makanan dapat membantu menjaga kesehatan keluarga. Jangan ragu untuk membuang makanan yang mencurigakan demi kesejahteraan Anda.

Bersama-sama, mari kita jaga kesehatan dengan memilih makanan yang aman dan segar!

Sumber = cnnindonesia.com

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait