close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

32.6 C
Jakarta
Jumat, April 17, 2026

IRGC Klaim Serang USS Abraham Lincoln, Ketegangan Iran–AS Masuki Fase Kritis ‎

Batam, JDNews.co.id – Konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengklaim telah menembakkan empat rudal balistik ke kapal induk AS, USS Abraham Lincoln, dalam lanjutan Operasi “True Promise 4”. Senin (2/3/2026)

‎Pernyataan tersebut disampaikan dalam komunike resmi ketujuh yang dirilis kantor humas IRGC dan dilaporkan oleh EurAsian Times.

‎Dalam narasinya, Iran menegaskan bahwa operasi militer kini memasuki tahap yang lebih agresif, mencakup pertempuran darat dan laut.

‎“Serangan besar angkatan bersenjata Iran telah memasuki fase baru. Darat dan laut akan menjadi kuburan bagi para agresor,” tulis pernyataan tersebut.

‎Meski demikian, klaim serangan terhadap kapal induk Amerika itu belum dapat diverifikasi secara independen.

‎Hingga saat ini, Pentagon belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim serangan tersebut.

‎Namun, dalam pernyataan terpisah, Pentagon mengonfirmasi tiga tentara AS tewas dan lima lainnya mengalami luka berat dalam operasi militer melawan Iran.

‎Ini menjadi laporan korban pertama dari pihak Amerika sejak serangan besar-besaran yang diklaim menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, beberapa waktu lalu sebuah peristiwa yang memicu lonjakan eskalasi tajam di kawasan.

‎Kapal Induk Terpantau di Laut Arab
‎Keberadaan USS Abraham Lincoln sebelumnya terungkap melalui citra satelit. Laporan BBC menyebut kapal induk tersebut berada di Laut Arab, sekitar 150 mil (240 km) dari pantai Oman, atau sekitar 700 km dari wilayah Iran.

‎Sebagai tulang punggung carrier strike group, kapal induk kelas Nimitz itu didampingi tiga kapal perusak kelas Arleigh Burke, membawa sekitar 90 pesawat tempur termasuk F-35, serta diawaki lebih dari 5.600 personel.

‎Posisi strategis ini mencuat di tengah perundingan Iran–AS di Swiss pada Februari lalu terkait program nuklir dan kemungkinan pencabutan sanksi yang kini terancam gagal total akibat eskalasi militer.

‎Jika serangan yang diklaim IRGC terbukti benar, maka ini akan menjadi salah satu serangan paling berani terhadap aset militer utama Amerika dalam beberapa dekade terakhir.

‎Namun tanpa konfirmasi resmi dari Washington, situasi masih penuh ketidakpastian. Yang jelas, ketegangan antara Iran dan AS kini telah memasuki fase paling berbahaya, dengan risiko meluas menjadi konflik regional bahkan global.

‎Pengamat menilai, setiap langkah balasan dari kedua pihak berpotensi memicu efek domino yang sulit dikendalikan, terutama di kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi pusat geopolitik dunia.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait