close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

31.6 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Moncer! Industri Kimia Indonesia Catat Pertumbuhan 5,86%, Ekspor Tembus Rp 284,3 Triliun

JDNews.co.id – Industri kimia Indonesia menunjukkan performa gemilang sepanjang tahun 2024. Data terbaru mencatat sektor ini tumbuh sebesar 5,86%, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Tak hanya itu, nilai ekspor industri kimia juga mencatat rekor baru dengan menembus Rp 284,3 triliun. Capaian ini menjadikan sektor kimia sebagai salah satu pilar utama dalam perekonomian nasional.

Kementerian Perindustrian menyebutkan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya permintaan produk kimia, baik di pasar domestik maupun internasional. Sejumlah komoditas unggulan seperti petrokimia, pupuk, bahan baku farmasi, serta produk kimia dasar mengalami lonjakan permintaan. Selain itu, investasi di sektor ini juga terus bertambah, didukung oleh kebijakan pemerintah yang memperkuat ekosistem industri kimia di dalam negeri.

Ekspor industri kimia yang mencapai Rp 284,3 triliun menjadi bukti bahwa daya saing sektor ini semakin kuat di pasar global. Negara tujuan utama ekspor mencakup Tiongkok, Amerika Serikat, Jepang, dan beberapa negara di kawasan Eropa. Selain faktor permintaan, peningkatan ekspor juga dipicu oleh inovasi dan efisiensi produksi yang terus ditingkatkan oleh pelaku industri.

Meski mencatat pertumbuhan positif, industri kimia tetap menghadapi sejumlah tantangan, seperti fluktuasi harga bahan baku dan ketergantungan pada impor bahan tertentu. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah terus mendorong hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri serta mengurangi ketergantungan impor. Selain itu, implementasi teknologi ramah lingkungan juga menjadi fokus agar industri ini tetap berkelanjutan.

Ke depan, prospek industri kimia Indonesia masih sangat menjanjikan. Dengan strategi yang tepat, dukungan kebijakan yang kuat, serta peningkatan daya saing industri, sektor ini diyakini akan terus berkembang dan memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Pemerintah dan pelaku usaha pun optimis bahwa tren positif ini akan berlanjut di tahun-tahun mendatang.

Berita Terpopuler

Kisah Epik Mahabharata dan Ramayana dalam Pertunjukan Wayang

JDNews.co.id,- Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran dan penyebaran nilai-nilai moral. Dua kisah epik...

Reformasi Birokrasi Kabinet Amsakar-Li Claudia Masa Periode 2025 – 2030: Membangun Era Baru Kepemimpinan di Kota Batam

Oleh:Dr.C. Hendri, S.Si., M.E Akademisi/Dosen Univ Nagoya Indonesia/ Ketua Alumni Universitas Andalas Kepri/ Mahasiswa Doktoral UIN STS JambiJDNews.co.id - Kemenangan pasangan Amsakar-Li Claudia dengan perolehan...

KPK Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti melalui Pelatihan UNODC

JDNews.co.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya meningkatkan kemampuan pegawainya dalam pengelolaan aset dan barang bukti. Melalui pelatihan bertajuk “Property and Evidence...

Tebu Raja Bululawang: Varietas Lokal yang Bertahan di Tengah Gempuran Impor

JDNews.co.id - Di tengah arus deras impor gula dan dominasi varietas tebu hasil rekayasa industri, Tebu Raja Bululawang tetap menunjukkan eksistensinya sebagai varietas lokal...

Dugaan Korupsi dan Pungli di SMPN 26 Batam: Kepala Sekolah Terancam Hukum

JDNews.co.id, Batam - Berdasarkan hasil investigasi mendalam, terungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi yang melibatkan Kepala SMPN 26 Batam, Zefmon Prima Putri,...

Ketika Anak Muda Kehilangan Arah: Kenakalan Remaja Jadi Alarm Sosial

JDNews.co.id, Jakarta — Tawuran, narkoba, perundungan, geng motor, hingga aksi nekat yang viral di media sosial. Semua ini bukan lagi sekadar cerita sampingan—kenakalan remaja...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru
Berita Terkait