Jakarta , JDNews.co.id – Kabar duka menyelimuti seluruh penjuru negeri. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, telah berpulang pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Sosok yang dikenal sebagai prajurit tangguh dan pemimpin yang berdedikasi tinggi ini menutup usia setelah mengabdikan hidupnya untuk negara.
Informasi wafatnya Try Sutrisno disampaikan oleh pihak keluarga serta Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dan telah dikonfirmasi oleh sejumlah pejabat pemerintah. Duka pun segera menyebar, menyatukan doa dari berbagai kalangan.
Jenazah almarhum direncanakan dimandikan di RSPAD sebelum dibawa ke rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Di sanalah keluarga, sahabat, dan masyarakat akan memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu tokoh penting dalam perjalanan bangsa.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhum.
“Kita kehilangan sosok panutan, seorang prajurit sekaligus negarawan yang telah memberikan pengabdian terbaiknya bagi Indonesia,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghormatan negara, pemerintah telah menginstruksikan pelaksanaan prosesi pemakaman secara militer. Unsur-unsur terkait, termasuk Pasukan Pengamanan Presiden dan Komando Garnisun, akan memberikan penghormatan terakhir secara kenegaraan.
Semasa hidupnya, Try Sutrisno dikenal sebagai figur yang tegas, sederhana, dan loyal terhadap bangsa. Jejak pengabdiannya di dunia militer hingga pemerintahan menjadikannya salah satu tokoh yang dihormati lintas generasi.
Pihak keluarga turut memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia.
“Mohon dimaafkan segala kesalahan almarhum. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau dan menempatkannya di tempat terbaik,” demikian pesan keluarga.
Selamat jalan, Jenderal. Pengabdianmu akan selalu abadi dalam ingatan bangsa.


